Cuit Brilian Fisikawan Ini Menutup Teori Konspirasi Pendaratan Pertama di Bulan
Menurut teori konspirasi, Neil Armstrong dan Buzz Aldrin berada di sebuah panggung yang dibuat sedemikian rupa agar menyerupai bulan.
Foto yang memperlihatkan bendera AS yang ditancapkan Neil Armstrong saat pendaratan di Bulan, 20 Juli 1969 silam. (NASA)Menurut teori konspirasi, Neil Armstrong dan Buzz Aldrin berada di sebuah panggung yang dibuat sedemikian rupa agar menyerupai bulan.
Beberapa orang bahkan mengklaim bahwa pembuat film terkenal Stanley Kubrick, yang membuat film "2001: A Space Odyssey" di tahun sebelumnya, berperan dalam mengarahkan 'tipuan' tersebut.
Refleksi Neil Armstrong tampak di kaca helm astronaut Buzz Aldrin. (NASA)"Saya sudah mengatakan ini sebelumnya dan saya akan mengucapkannya kembali – jika kamu tidak berpikir Apolo 11 mendarat di bulan, kamu merupakan seorang bangsawan kolosal dan memerlukan otak yang baru"
Cuit tersebut mendapat respon dari Aldrin yang menjadi manusia kedua yang menginjakkan kakinya di bulan setelah Armstrong:
"@ProfBrianCox merupakan orang yang sangat pintar. Orang Rusia juga akan terpapar sekarang jika kita tidak mendarat. #Apollo11"
Pekerja
mengatur pajangan di Kennedy Space Center milik NASA di Florida.
Skeptisme terhadap sains yang sudah terbukti bukanlah hal baru, tetapi
internet sangat membantu. Sebagian orang percaya bahwa pendaratan di
bulan ini palsu, sementara yang lainnya tidak. Majalah National Geographic Indonesia melansir liputan terbaru terkait perdebatan sains pada edisi Maret 2015. (Richard Barnes/National Geographic Magazine)Di hari yang sama dengan munculnya cuit dari Cox, Aldrin juga mengunggah foto kenangan pendaratannya di bulan di laman Facebook-nya


0 komentar:
Posting Komentar